Apakah Minum Air Es Dapat Menyebabkan Demam?

Minum air es dapat menyebabkan demam, benarkah demikian?. Ketika masih kecil kita pasti pernah dilarang oleh orang tua kita untuk tidak meminum air es karena nanti kita bisa terkena batuk, pilek, flu atau demam. Bahkan sampai sekarang ini masih saja dikaitkan bahwa minum air es adalah penyebab kita bisa terkena penyakit seperti flu, batuk atau pilek.

Pertanyaannya benarkah demikian?. Berikut ini beberapa pembahasannya secara singkat.

Minum Air Es Menyebabkan Demam?

Mungkin orang tua kita dahulu mengingatkan kita untuk tidak minum es agar suhu tubuh kita tidak menjadi dingin sehingga kita jadi mudah terserang penyakit seperti penyakti flu, batuk dan pilek.

Sebenarnya tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa minum air es bisa mengakibatkan demam atau flu. Dan tidak benar jika suhu tubuh yang dingin dapat menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit flu.

Pilek, flu atau batuk itu sebenarnya disebabkan oleh virus, bukan dari es. Tahukah Anda bahwa ternyata mengkonsumsi air dingin justru dapat membantu mengatasi suatu penyakit tertentu. Namun ada kalanya Anda juga harus menghindari minum air dingin atau air es.

Sederhananya, minum air dingin atau air es tidak menyebabkan pilek atau demam. Penyebab kenapa kita bisa terkena flu, pilek atau demam adalah virus yang berterbangan di udara yaitu Rhinovirus. Atau virus tersebut masuk ke tepi gelas atau di dalam air yang Anda minum, sehingga Anda akan terkena flu dan demam.

Apa Yang Menyebabkan Flu dan Demam?

Virus adalah satu-satunya penyebab seseorang bisa terserang penyakit flu dan demam. Virus ini menyebar di sekitar Anda terutama ketika Anda berada dalam jarak yang sangat dekat dengan orang yang terinfeksi flu. Virus ini akan masuk ke tubuh Anda melalui batuk, bersin atau melakukan pembicaraan dengan orang yang terjangkit penyakit flu.

Hal yang sama juga dapat terjadi jika Anda berjabat tangan dengan seorang yang terinfeksi atau menyentuh sesuatu seperti peralatan, gagang pintu, ponsel dan lainnya yang telah terkontaminasi virus dan kemudian Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda menggunakan tangan yang telah terkontaminasi sebelumnya. Dari sinilah virus masuk ke tubuh Anda dan berkembang menjadi penyakit.

Air Dingin Dapat Menyebabkan Sakit Tenggorokan?

Air dingin tidak dapat menyebabkan gejala seperti flu dan demam. Tetapi ketika Anda minum air es atau makan makanan yang dingin terkadang dapat menyebabkan Anda terkena sakit tenggorokan. Ini karena makanan dan air dingin yang Anda konsumsi dapat menyebabkan kemacetan lendir dan mengganggu sistem pernapasan Anda.

Lendir menghasilkan penghalang terhadap infeksi. Ketika sistem pernapasan mengkerut karena kemacetan, ini memungkinkan bakteri atau virus dapat dengan mudah menembus ke dalam tubuh dan mengembangkan infeksi tenggorokan.

Pada musim panas Anda pasti lebih senang untuk minum minuman dingin yang menyegarkan karena udara panas. Tidak ada salahnya jika Anda hanya ingin menyegarkan diri tapi akan menjadi masalah ketika Anda tidak dapat menahan diri dengan terus menerus mengkonsumsi minuman dingin. Ini meningkatkan resiko Anda terkena infeksi tenggorokan atau pernapasan sekaligus yang dapat memperlambat proses penyembuhan.

Efek Samping

Beberapa efek samping yang ditimbulkan dari banyak mengkonsumsi air dingin :

Menghabiskan energi

Minum air dingin memang dapat memberikan kesegaran dengan cepat tapi itu hanya bersifat sementara. Air dingin yang Anda minum lebih membakar energi tubuh Anda daripada menyediakan energi. Bukannya bekerja sebagai stimulan tetapi malah dapat membuat Anda menjadi terlalu lelah jika Anda minum terlalu banyak.

Masalah pencernaan

Air es atau air dingin dapat mengobati peradangan pada tubuh bagian luar seperti bengkak pada tangan atau kaki dengan kompres dingin. Suhu dingin pada bagian internal adalah sebagai anti-inflamasi yang dapat menyebabkan retraksi pembuluh darah. Terlalu banyak minum air dingin dapat membuat perut Anda sakit bahkan mual atau muntah karena perut Anda menjadi menyempit dan itu mengganggu pencernaan.

Dehidrasi

Minum air dingin terlalu banyak ternyata dapat menyebabkan Anda dehidrasi. Ini dapat terlihat karena minum air dingin membuat Anda merasa lebih mudah haus. Maka akan lebih baik Anda minum air pada suhu ruang saja.

Untuk menghidrasi tubuh, air yang Anda konsumsi harus melalui proses yang dipanaskan di dalam tubuh agar sesuai dengan suhu tubuh normal sehingga air tersebut dapat menghidrasi sistem tubuh Anda. Sementara itu air dingin justru menunda proses hidrasi tubuh Anda.

Sembelit

Minum air dingin sangat mempengaruhi sistem pencernaan tubuh Anda. Terutama jika Anda meminumnya dengan cepat ini dapat menyebabkan diare. Tidak hanya itu minum air dingin juga berpotensi besar menyebabkan sembelit. Hal ini karena suhu dingin mengganggu pencernaan Anda yang menyebabkan usus menjadi menyempit dan makanan yang masuk menjadi lebih padat.

Nyeri tubuh dan sakit kepala

Minum air es dingin atau makan es krim dengan terlalu cepat bisa menyebabkan Anda mengalami sakit kepala atau “otak membeku”. Rasa sakit kepala berdenyut yang intens dapat menjalar ke kepala Anda bagian atas dan ke bawah tulang belakang sampai seluruh tubuh Anda. Ini dapat menyebabkan menggigil dan nyeri pada seluruh tubuh.

Berpengaruh pada denyut jantung

Ketika Anda minum air dingin, suhu dingin melewati sumsum tulang belakang dan saraf vagus di leher Anda. Meskipun tubuh Anda akan bekerja cepat untuk menghangatkan cairan yang masuk ke dalam tubuh namun itu masih memerlukan waktu untuk sampai pada daerah tubuh Anda.

Saraf vagus memiliki peranan sangat penting untuk mengatur detak jantung Anda. Saraf ini dapat memperlambat detak jantung Anda akibat perubahan suhu dengan cepat.

Mengeraskan lemak

Minuman dingin yang masuk ke dalam tubuh Anda dapat mengeraskan lemak dalam sistem pencernaan Anda. Ini akan mempersulit kerja sistem pencernaan Anda untuk membakar lemak dan berakhir dengan meninggalkan senyawa padat pada pencernaan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *