Baikkah Berolahraga Ketika Sakit?

Mungkin sebagian besar orang berpikir melakukan aktivitas olahraga ketika sakit dapat membantu melawan rasa sakit dan akan mempercepat penyembuhan. Tapi apakah benar bahwa berolahraga ketika sakit baik dilakukan?. Atau apakah justru tidak baik untuk kesehatan?. Jika Anda merasa penasaran, lanjut di artikel ini.

Berolahraga Ketika Sakit, Baikkah?

Ketika anda jatuh sakit pasti sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas Anda. Kita tahu bahwa ketika sakit kita seharusnya banyak istirahat, namun sebagian orang malah menganggap bahwa berolahraga saat sakit dapat membuat mereka merasa lebih baik. Apakah olahraga ketika sakit diperlukan?.

Jawabannya sebenarnya tergantung pada bagaimana perasaan Anda dan bagaimana penyakit yang Anda derita. Jika Anda memutuskan untuk melakukan olahraga maka sebaiknya Anda melakukan olahraga ringan dan menghindari olahraga berat.

Itupun Anda harus pastikan agar tubuh Anda tidak terlalu berat melakukannya. Jika Anda memaksakan diri melakukannya malah dapat beresiko menimbulkan masalah lain pada kesehatan Anda.

Tapi disisi lain untuk beberapa orang berolahraga memang dapat membantu mempercepat pemulihan. Anda dapat berolahraga jika Anda mengalami gejala di atas leher seperti sakit telinga, hidung tersumbat, atau bersin-bersin. Namun hindari melakukan olahraga jika gejalanya terdapat dibawah leher Anda seperti demam, mual atau diare.

Untuk itu sebaiknya Anda perlu mengetahui kapan anda boleh berolahraga dan kapan sebaiknya tidak berolahraga ketika sedang sakit.

Kapankah Boleh Berolahraga?

Sakit telinga

Jika Anda sedang sakit telinga karena infeksi atau cidera maka bukan ide buruk untuk berolahraga. Rasa nyeri yang Anda rasakan di telinga mungkin dapat berkurang jika Anda olahraga ringan seperti jalan kaki atau melakukan olahraga ringan lainnya yang dapat mengalihkan Anda dari rasa sakit.

Namun terkadang infeksi telinga parah dapat menimbulkan demam. Atau sebaliknya, mungkin Anda mengalami sakit telinga karena demam atau sakit tenggorokan. Dalam hal ini Anda lebih membutuhkan istirahat untuk memberikan waktu pada tubuh Anda agar segera pulih.

Jika Anda melakukan olahraga ketika dalam kondisi sakit telinga parah seperti ini sangat beresiko memperburuk rasa sakit yang Anda alami.

Sakit tenggorokan ringan

Sakit tenggorokan dapat mengindikasikan sebagai gejala flu, infeksi tenggorokan atau reaksi alergi. Jika Anda mengalami sakit tenggorokan ringan tanpa disertai demam, kesulitan menelan dan batuk mungkin melakukan olahraga ringan dapat membantu penyembuhan. Minum air hangat dan berkumur dua kali sehari juga membantu meningkatkan proses penyembuhan.

Hindari berolahraga ketika Anda mengalami sakit tenggorokan parah yang disertai demam atau sekalipun tidak disertai demam. Terutama jika Dokter menyarankan Anda untuk beristirahat.

Flu atau pilek ringan

Jika Anda memiliki sakit infeksi ringan di tenggorokan dan hidung, tidak ada salahnya Anda melakukan olahraga yang tidak mengganggu rutinitas sehari-hari terutama jika gejalanya disertai bersin, flu ringan dan hidung tersumbat.

Anda sebaiknya melakukan olahraga ringan di rumah karena mungkin Anda akan merasa sedikit lemah dan kurang energi karena sakit. Selain itu cuaca di luar rumah sering tidak mendukung ketika flu atau pilek ringan.

Melakukan beberapa olahraga ringan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda sehingga mempercepat penyembuhan.

Hidung tersumbat

Hidung tersumbat sering sangat mengganggu pernapasan. Tapi olahraga ringan mungkin dapat membantu Anda meningkatkan pernapasan sehingga melegakan jalan napas dari hidung yang tersumbat. Namun Anda harus ingat agar tidak melakukan olahraga ketika mengalami sakit tenggorokan parah dan demam.

Kapan Menghindari Olahraga?

Flu berat

Influenza disebabkan oleh adanya virus pada sistem pernapasan. Flu dapat menular, gejalanya berupa menggigil, demam , kelelahan, batuk dan tubuh terasa nyeri. Apa yang terbaik untuk Anda adalah beristirahat dan menghindari berolahraga. Ini karena berolahraga akan menaikkan suhu badan yang dapat memperburuk kondisi Anda.

Gangguan perut dan pencernaan

Makan sesuatu yang tidak sehat atau tidak bersih dapat mengakibatkan keracunan makanan yang memperlihatkan gejala sakit perut dan gangguan pencernaan.

Diare, mual, muntah adalah gejala lain gangguan pencernaan yang melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Menjaga tubuh tetap terhidrasi, mengambil obat-obatan untuk flu dan beristirahat adalah hal yang harus Anda lakukan.

Demam

Demam dapat terjadi karena adanya infeksi virus atau bakteri. Bila Anda terkena demam, suhu tubuh akan naik dari suhu tubuh normal yang mengakibatkan tubuh menjadi lemah, terasa nyeri dan kehilangan nafsu makan.

Dalam hal ini istirahat dan mengambil obat-obatan adalah tindakan yang tepat. Berolahraga hanya akan memperburuk kondisi Anda karena menaikkan suhu tubuh menjadi lebih tinggi dan meningkatkan resiko cedera.

Sering batuk

Sering batuk biasanya disebabkan oleh flu, demam atau radang paru-paru. Jadi Anda harus melakukan pemeriksaan menyeluruh ke rumah sakit untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan. Hindari melakukan olahraga ketika Anda sering batuk karena olahraga dapat meningkatkan ketegangan saluran pernapasan atau paru-paru Anda sehingga memberikan dampak buruk pada kesehatan Anda.

Jenis Olahraga Yang Bisa Dilakukan

Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan ketika sakit, yaitu :

  • Yoga
  • Peregangan
  • Berjalan kaki
  • Jogging
  • Chi kung (Qigong atau chi kung adalah suatu sistem kuno dari Tiongkok untuk menjaga atau meningkatkan kondisi kesehatan dengan cara mengintegrasikan sikap tubuh, teknik pernafasan dan pemfokusan pikiran)

Olahraga Yang Dihindari

Beberapa olahraga berikut harus Anda hindari ketika sedang sakit, yaitu :

  • Jalan kaki terlalu jauh
  • Latihan kekuatan
  • Renang
  • Zumba
  • Olahraga yang menggunakan tim
  • Kegiatan diluar ruangan saat udara dingin terutama ketika Anda menderita flu, demam atau pilek.

Bagaimana Olahraga Mempengaruhi Kekebalan Tubuh

Berolahraga dapat membantu meningkatkan sistem imun dan mencegah penyakit serius yang mengancam jiwa. Sel-sel sistem imun akan memblokir dan mencegah patogen asing yang menyerang sel tubuh yang sehat.

Kurang bergerak atau kurang aktif yang disertai dengan pola makan yang tidak sehat dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga membuat Anda dapat dengan mudah terkena pilek, flu dan batuk.

Di sisi lain terlalu menjaga lingkungan juga dapat mencegah kekebalan tubuh Anda berkembang yang didapat dari berbagai patogen. Pergi berolahraga atau sekedar berjalan kaki dapat membuat otot-otot Anda melewati kerusakan tertentu. Dan ketika Anda beristirahat maka tubuh akan membangun kekebalan menjadi lebih kuat dan lebih besar.

Selain itu sel-sel kekebalan tubuh Anda pun menjadi lebih aktif dan meningkatkan produksi antigen terhadap berbagai patogen dalam lingkungan.

Jadi berolahraga teratur sangat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, namun ketika sedang sakit maka boleh atau tidaknya Anda berolahraga sangat tergantung dengan gejala yang Anda alami, jika gejala ringan maka melakukan olahraga ringan mungkin membantu. Jika gejala berat hindari olahraga adalah yang terbaik.

Istirahat adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan ketika sakit meskipun hanya sakit ringan. Karena dengan beristirahat juga membantu tubuh Anda dapat membangun kekebalan tubuh sendiri.