Benarkah Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Kanker Payudara?

Kanker payudara adalah suatu penyakit yang menakutkan bagi semua kaum hawa. Apalagi penyakit kanker payudara ini termasuk kedalam penyakit dengan peringkat tertinggi paling banyak diderita oleh wanita. Tentu kita tidak menginginkan ini terjadi pada kita.

Dikabarkan bahwa menyusui dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara. Benarkah demikian?. Oleh karena itu saya akan membahasnya disini.

Benarkah Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Kanker Payudara?

Pemberian ASI oleh ibu pada bayi memberikan manfaat dan efek positif terhadap kondisi kesehatan jangka panjang untuk bayi. Bayi yang mendapat ASI telah memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Ini berguna untuk mengurangi kemungkinan bayi tertular penyakit. Termasuk penyakit seperti alergi dan asma di masa akan datang.

Ibu yang menyusui juga mendapatkan manfaat kesehatan dengan memberi susu pada bayinya. Manfaat kesehatan itu antara lain :

1. Membantu membakar lemak tubuh setelah melahirkan
2. Mendorong pelepasan hormon baik
3. Menjaga kesehatan Jantung
4. Menurunkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium

Apakah Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Kanker Payudara?

Ada banyak penelitian yang telah menemukan bagaimana menyusui berpengaruh pada kurangnya resiko terkena kanker payudara. Salah satu penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada wanita yang menderita suatu penyakit namun karena mereka menyusui dalam beberapa waktu maka mereka terhindar dari penyakit tersebut.

Satu penelitian lain telah membuktikan bahwa ibu yang menyusui bayinya selama lebih dari satu tahun memiliki kesempatan lebih tinggi untuk mencegah kondisi tersebut bermanifestasi. Bahkan penyakit kanker payudara yang bersifat diturunkan dalam keluarga juga mengalami penurunan risiko ketika wanita menyusui.

Mengapa?

Mengapa menyusui dapat mengurangi resiko kanker payudara?. Apa hubungannya dengan kanker payudara?. Ini karena wanita setelah melahirkan mulai memproduksi susu untuk bayi selama periode ini. Ketika wanita menyusui produksi hormon estrogen sedang dikendalikan karena proses menstruasi yang juga terhenti. Ini adalah salah satu penjelasan yang paling diterima dan terbukti efektivitasnya.

Hormon estrogen diketahui berkontribusi pada berkembangnya sel-sel kanker. Selain itu penjelasan lainnya adalah bahwa wanita yang menyusui lebih sehat bila dibandingkan pada wanita lain yang tidak bisa menyusui karena kondisi kesehatan tertentu.

Bagaimana Jika Wanita Tidak Dapat Menyusui?

Bagi wanita yang tidak bisa memberi susu pada bayinya bukan berarti wanita tersebut beresiko tinggi akan kanker payudara. Dan ini juga bukan berarti bahwa wanita tersebut memiliki penyakit. Jika keluarga wanita tersebut memiliki riwayat kanker payudara namun masih bisa mencegahnya dengan cara lain.

Merubah gaya hidup atau mengatur gaya hidup sehat sangat penting disini. Jika Anda memiliki pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat sebaiknya merubahnya dimulai sedini mungkin. Berikut ini beberapa tips untuk Anda :

Menjaga berat badan

Berat badan dapat mempengaruhi bagaimana fungsi sistem tubuh Anda bekerja. Pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh dapat meningkat bila seseorang mengalami kelebihan berat badan. Dengan alasan ini Anda perlu mengendalikan asupan makanan dan memilih makanan sehat dengan gizi seimbang.

Obesitas juga mempengaruhi semua fungsi lain dalam tubuh yang dapat menimbulkan masalah dalam jangka panjang. Terutama sekali untuk Anda yang telah mendekati masa menopause sangat penting untuk menjaga berat badan.

Olahraga

Tubuh yang aktif akan berpengaruh pada berat badan yang seimbang. Olahraga dapat menghilangkan lemak yang tidak diinginkan di bagian tubuh. Menghindari kanker dapat dilakukan dengan aktif secara fisik.

Untuk Anda yang memiliki aktivitas sangat sibuk maka Anda dapat mempertimbangkan melakukan olahraga dalam ruangan. Bahkan olahraga atau latihan ringan yang dapat dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan waktu lama bisa menjadi pilihan Anda.

Jauhi alkohol

Resiko terkena kanker payudara menjadi meningkat ketika Anda minum terlalu banyak alkohol apalagi jika Anda melakukannya terus menerus dalam jangka waktu lama. Alkohol menyebabkan kerusakan pada tubuh terutama jika Anda tidak menjaga pola makan yang sehat. Daya tahan tubuh yang lemah memiliki kesempatan besar meningkatkan resiko kanker.

Berhenti Merokok

Jika Anda memiliki kebiasaan tidak sehat seperti merokok, ini dapat menyebabkan berbagai penyakit. Berbagai penyakit yang dapat muncul karena merokok tidak hanya kanker paru-paru tapi juga membunuh sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel kanker. Kecuali jika Anda mulai menghentikan kebiasaan buruk ini.

Bagi Anda perokok pasif juga harus berhati-hati. Karena perokok pasif justru lebih berbahaya. Sebisa mungkin jauhi lingkungan yang memungkinkan Anda terhirup asap rokok.

Makanan sehat dan alami

Makanan yang dikonsumsi memegang peranan sangat penting terhadap kesehatan Anda. Saya yakin Anda pasti juga telah mengetahui bahwa zat karsinogenik yang terdapat dalam makanan seperti makanan yang mengandung pengawet, pewarna berbahaya, kandungan natrium tinggi, makanan olahan dan lainnya dapat memicu berkembangnya sel-sel kanker.

Mulailah beralih pada makanan sehat, banyak konsumsi buah-buahan dan sayuran, makanan organik lebih dianjurkan. Minum cukup air setiap harinya juga membantu agar metabolisme dan siklus tubuh dapat berjalan dengan baik.

Menghindari paparan radiasi

Paparan radiasi dapat membuat tubuh bereaksi negatif, mual, muntah dan menimbulkan gejala lainnya. Paparan radiasi juga sangat beresiko meningkatkan pertumbuhan sel-sel kanker. Menghindari segala hal yang mengeluarkan radiasi adalah cara terbaik yang dapat Anda lakukan.

Menjalani gaya hidup sehat akan menyelamatkan Anda dari berbagai penyakit sekaligus mengurangi resiko terkena kanker payudara. Sebab gaya hidup sehat berdampak pada meningkatnya sistem kekebalan tubuh Anda. Sehingga Anda tidak mudah sakit dan pertumbuhan sel kanker pun dapat dihindarkan.

Jadi meskipun Anda tidak dapat mengeluarkan air susu untuk bayi Anda, gaya hidup sehat dapat membantu Anda menghindari kanker payudara.