Hati-hati Adenovirus, Gejalanya Sama Seperti Flu

Penyakit flu sering kali kita anggap remeh karena penyakit ini bukanlah penyakit yang asing bagi kita dan sudah banyak obat flu dengan mudah kita jumpai di apotik atau toko obat terdekat rumah kita. Tapi kita perlu berhati-hati ada virus lain yang memiliki gejala seperti flu lho. Ini berarti kita tidak bisa anggap remeh lagi dengan gejala flu.

Berikut ini penjelasannya.

Apa Itu Adenovirus?

Adenovirus adalah keluarga lain dari virus yang gejalanya meniru penyakit flu. Adenovirus ini tidak bersifat musiman dan dapat menyebabkan penyakit sepanjang tahun. Meskipun memiliki persamaan namun terdapat perbedaan antara virus dengan adenovirus. Sementara itu vaksin untuk adenovirus ini tersedia hanya untuk anggota militer saja.

Gejalanya

Adenovirus pada umumnya menimbulkan gejala yang mirip gejala flu yaitu batuk, pilek, demam dan hidung tersumbat. Dr. William Schaffner seorang spesialis penyakit menular mengatakan adenovirus juga dapat menyebabkan konjungtivitis dan diare terutama pada anak-anak.

Beberapa orang akan mengembangkan pneumonia atau infeksi paru-paru, radang otak dan meningitis sebagai akibat dari infeksi adenovirus namun ini sangat jarang terjadi. Orang-orang yang memiliki penyakit pernafasan atau jantung, sistem kekebalan tubuh yang lemah, mengalami kemoterapi akan lebih cenderung mengembangkan infeksi adenovirus ini. Bahkan dapat menyebabkan kematian dalam kasus yang tidak biasa.

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai gejala-gejalanya :

Konjungtivitis atau mata merah

Gejala mata merah ini termasuk kemerahan disekitar mata, penyerpihan atau crustiness pada bulu mata, mata berair dan kelopak mata bengkak.

Infeksi Usus

Strain tertentu dari adenovirus dapat menyebabkan gastroenteritis, peradangan dan infeksi dalam usus. Bila anda mengalami gastroenteritis anda mungkin juga mengalami diare dan muntah.

Bronkitis

Bronkitis akut adalah infeksi yang terjadi ketika saluran paru-paru membengkak dan menyebabkan batuk intens karena adanya produksi lendir. Diperkirakan kasus-kasus bronkitis menyebabkan adenovirus pada orang dewasa. Jadi flu yang disertai batuk parah dapat merupakan gejala adenovirus.

Infeksi Saluran Kemih

Sebagian besar infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri tetapi adenovirus juga dapat menyebabkan infeksi ini. Ini mengarah pada virus sistitis dengan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, berdarah saat buang air kecil, sering buang air kecil dan rasa tidak nyaman dalam perut bagian bawah.

Flu dan Radang Paru-paru

Salah satu alasan kenapa adenovirus sering keliru diangap flu adalah karena adenovirus juga meyebabkan berbagai penyakit pernapasan, termasuk seperti flu biasa dengan sakit tenggorokan yang menyertainya. Namun dalam kasus yang lebih parah menyebabkan radang paru-paru. Jika disebabkan adenovirus maka terdapat gejala tambahan seperti infeksi muntah dan kandung kemih.

Demam

Demam adalah cara tubuh mempertahankan diri melawan penyakit, hampir setiap penyakit dan setiap jenis infeksi menyebabkan kenaikan suhu tubuh. Adenovirus juga menimbulkan gejala demam, untuk itu perlu menghubungi dokter untuk mengetahui apakah disebabkan oleh adenovirus atau penyakit lain.

Masalah Neurologis

Masalah neurologis dan infeksi otak yang disebabkan oleh adenovirus sangat jarang. Namun gangguan syaraf otak dan sumsum tulang belakang seperti radang otak dan meningitis dapat disebabkan oleh adenovirus.

Penyebarannya

Adenovirus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi seperti batuk dan bersin, atau menyentuh benda dan permukaan dimana adenovirus hidup dalam waktu lama.

Adenovirus ditemukan pada tahun 1950, dinamai adenovirus karena pertama kali ditemukan di adenoide yang terletak tepat di belakang hidung. Ada lebih dari 60 jenis adenovirus tertentu yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia, selain menyebabkan penyakit pada hewan.

Berbeda jenis adenovirus maka berbeda pula gejala yang menyertainya. Beberapa jenis lebih memungkinkan timbulnya konjungtivitis dan beberapa jenis lain memungkinkan timbulnya gastroenteritis.

Infeksi adenovirus biasanya terjadi secara sporadis dan cukup langka untuk menjadi wabah. Schaffner mengatakan Oregon melihat dua wabah adenovirus mematikan yang tercatat dalam sejarah, yaitu satu wabah yang merenggut nyawa tujuh pasien pada tahun 2007 dan kedua merenggut nyawa lima pasien antara Oktober tahun 2013 dan Juli 2014.

Dalam beberapa kasus diyakini kurang representasi dari jumlah kasus yang sebenarnya disebabkan bahwa kebanyakan orang yang sakit tidak pergi ke dokter atau dokter tidak melakukan tes untuk virus ini.

Adenovirus masih sulit untuk didiagnosis karena mereka tidak dimasukkan dalam tes khusus yang digunakan untuk mengidentifikasi virus tertentu.

Cara Menghindari Virus Ini

Schaffner mengatakan bahwa menghindari orang yang batuk dan bersin, serta menghindari orang-orang yang konjungtivitis. Menurut Alex Valsamakis direkur klinis virologi molekuler mikrobiologi, adenovirus tahan terhadap banyak produk disinfektan yang umum. Anda membutuhkan pembersih dengan aktivitas “virucidal” seperti pemutih.

Adenovirus dapat tetap stabil pada suhu ruang selama satu minggu pada permukaan yang tidak bersih.

Cara termudah untuk mencegah virus ini adalah dengan sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh wajah. Dengan begitu anda mencegah sesuatu yang tidak sengaja terkena di jari-jari anda ke dalam hidung atau mulut dimana tempat berkembangnya virus ini. Serta menghindari kontak dengan orang yang sakit virus ini.

Sebagian besar infeksi adenovirus biasanya ringan dengan gejala berlangsung sekitar seminggu untuk orang dewasa yang sehat, untuk kelompok-kelompok tertentu seperti anak-anak, orang tua dan orang-orang dengan penyakit kronis lebih rentan terhadap gejala yang parah.

Gejala penyakit adenovirus ini kemungkinan tidak akan timbul jika hanya demam biasa yang tidak disertai dengan penyakit lainnya. Tapi jika anda sedang menderita penyakit parah dan salah satunya adalah gejala yang saya sebutkan di atas anda harus waspada dan segeralah konsultasikan ke dokter.