Mana Yang Lebih Baik, Diet Keto Atau Diet Vegan?

Apakah Anda sedang berusaha menurunkan berat badan?, apakah Anda masih bingung mau menggunakan diet apa yang baik untuk kesehatan sekaligus menurunkan berat badan Anda?. Anda pasti setidaknya pernah mendengar beberapa jenis diet untuk menurunkan berat badan seperti misalnya diet keto, diet mediteranian, diet mayo, diet atkins dan masih banyak lagi.

Anda perlu memilih diet mana yang sesuai untuk Anda. Namun jika pada akhirnya Anda bingung untuk memilih diantara dua jenis diet yaitu diet keto atau diet vegan, mungkin artikel ini akan membantu Anda untuk memilih mana yang lebih baik untuk Anda.

Diet Keto Atau Diet Vegan?

Masalah berat badan adalah masalah yang banyak diderita oleh banyak orang. Apa yang menyebabkan orang-orang banyak bermasalah dengan berat badan adalah pola hidup yang tidak sehat, makan makanan yang tidak seimbang, tidak dapat menahan keinginan makan berlebihan dan berbagai faktor lain. Diet adalah pilihan yang harus dilakukan untuk mengendalikan berat badan yang juga perlu disertai dengan berolahraga secara teratur.

Untuk memilih diet yang tepat Anda perlu menyadari bahwa diet yang terbaik untuk Anda adalah diet yang bisa Anda gunakan dan Anda nyaman dengan diet tersebut. Diet yang terlalu ketat juga tidak baik karena suatu saat dapat berujung pada hilangnya kendali akibat terlalu menahan diri.

Diet keto dan diet vegan adalah dua dari beberapa jenis diet yang populer belakangan ini. Keduanya sama-sama dapat menurunkan berat badan. Jadi, yang manakah yang lebih baik? diet keto atau diet vegan?.

Mana Yang Lebih Baik?

Diet keto atau diet ketogenik adalah diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Diet ini menekankan pada konsumsi makanan yang kaya lemak seperti produk susu dan alpukat dengan porsi protein yang moderat serta sangat membatasi karbohidrat. Diet ini meninggalkan konsumsi gula dan biji-bijian serta beberapa sayuran.

Diet vegan adalah diet yang mengutamakan konsumsi makanan yang berasal dari sumber nabati dengan menghilangkan semua makanan yang berasal dari sumber hewani. Dengan meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan dan biji-bijian.

Penelitian menunjukkan bahwa kedua diet ini sama-sama dapat menurunkan berat badan. Apa yang diperlukan serta seberapa besar Anda dapat mempertahankannya adalah faktor penentu yang menunjukkan apakah diet ini dapat berhasil dalam jangka panjang atau tidak.

Bagaimana Diet Ini Bekerja?

Diet Keto

Tubuh manusia menyimpan karbohidrat sebagai glikogen yang merupakan sumber energi tubuh. Manusia memiliki persediaan cadangan energi yang berasal dari karbohidrat. Tubuh akan membakar karbohidrat yang diperoleh dari makanan dan menjadikannya sebagai glikogen untuk energi. Jika karbohidrat dihilangkan dari makanan, tubuh akan dengan cepat menggunakan cadangan untuk menggantikannya.

Ketika glikogen hilang maka tubuh juga akan kehilangan kelebihan glikogen air akibatnya dengan segera tubuh akan mengalami penurunan berat badan karena kehilangan bobot air ini. Setelah itu dalam beberapa hari tubuh akan memasuki keadaan metabolik yang disebut ketosis. Dalam ketosis tubuh akan menggunakan lemak yang tersimpan untuk energi karena tidak memiliki karbohidrat atau glikogen.

Jumlah tinggi lemak yang dikonsumsi dalam diet keto ini juga membantu untuk mengurangi keinginan untuk ngemil. Anda akan merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi berapa banyak Anda dapat makan dalam sehari.

Diet Vegan

Danielle Aberman seorang ahli gizi di Amerika mengatakan, dalam diet vegan, diet ini sering dianggap sebagai diet dengan mengkonsumsi makanan berdasarkan tanaman atau nabati yang merupakan makanan rendah lemak, protein dan kalori secara keseluruhan, sehingga orang dengan diet ini sering merasa dapat makan sepanjang hari namun tetap menurunkan berat badan.

Penelitian menunjukkan diet vegan cenderung lebih ringan dan lebih mungkin memiliki indeks massa tubuh lebih rendah daripada orang-orang yang tidak diet vegan. Selain itu orang-orang dengan diet vegan juga memiliki lebih rendah kolesterol. Secara alami diet vegan mengkonsumsi kalori rata-rata lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak vegan.

Para Ahli Mengatakan

Para ahli mengatakan bahwa Anda dapat merasakan hasil dari kedua jenis diet ini jika Anda dapat mempertahankan gaya hidup ini untuk jangka panjang. Dan itulah bagian tersulit dalam menjalankan diet.

Sebagian besar diet untuk menurunkan berat badan seperti diet keto dan diet vegan ini akan berhasil menurunkan berat badan jika dilakukan dengan ketat dan benar, tetapi orang-orang dengan diet ini sering membatasi makanan dengan begitu banyak sehingga mereka mengalami kesulitan untuk mempertahankannya dalam jangka waktu panjang.

Jika Anda memiliki diabetes atau kondisi kesehatan lain, konsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter atau penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai diet keto.

Meskipun Diet Vegan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, namun tidak selalu menghasilkan penurunan berat badan. Para ahli mengatakan, memilih diet vegan harus diikuti dengan kebiasaan gaya hidup lain untuk menurunkan berat badan seperti mengelola stres dan kegiatan olahraga secara rutin.

Para ahli menekankan bahwa tidak ada pilihan cepat untuk menurunkan berat badan, semuanya membutuhkan proses yang berkelanjutan dan jangka panjang. Dr.Charlie Seltzer, seorang dokter bersertifikat yang berbasis di Philadelphia mengatakan bahwa mengubah kebiasaan adalah sangat sulit.

Apalagi membuat perubahan gaya hidup besar dalam semalam sangatlah sulit. Kemudian berusaha untuk memperkenalkan kembali gaya hidup lama setelah jangka waktu tertentu bahkan lebih sulit lagi.

Kesimpulan

Diet keto maupun diet vegan keduanya sama-sama dapat menurunkan berat badan. Dengan catatan harus dilakukan dengan benar dan tepat. Ini membutuhkan proses yang tidak dapat dihasilkan dalam waktu singkat.

Banyak orang yang melakukan diet keto mengalami penurunan berat badan dalam jangka pendek, tetapi mereka juga dapat kehilangan massa otot. Satu studi menemukan orang-orang dengan diet keto tidak lagi dalam ketosis setelah enam bulan sejak mereka memulai diet.

Untuk diet vegan, satu studi menemukan orang-orang dengan diet ini akan menghilangkan berat badan sekitar 9 pon lebih selama setahun. Tetapi para ahli mengatakan, hanya dengan makan vegan tidak dapat menjamin penurunan berat badan, mereka memerlukan suplemen nutrisi tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin dalam tubuh.

Menurunkan berat badan dengan diet tidak akan dapat bertahan lama jika Anda tidak bisa mempertahankan kebiasaan baru ini untuk waktu jangka panjang. Ahli mengatakan bahwa diet yang sukses adalah diet yang berkelanjutan dalam jangka panjang terhadap individu.