Penelitian Terbaru Menemukan Tipe Kepribadian Utama, Apa Saja Itu?

Anda pasti pernah membaca buku atau artikel di internet mengenai berbagai macam tipe kepribadian untuk mengetahui Anda termasuk ke dalam tipe kepribadian yang bagaimana. Ini selalu menjadi hal yang menarik untuk diketahui.

Tipe-tipe kepribadian manusia diketahui ada beberapa macam tipe. Tapi baru-baru ini peneliti telah menemukan bahwa hanya ada empat tipe kepribadian utama manusia. Apa saja tipe kepribadian itu?.

Tipe Kepribadian Utama Berdasarkan Penelitian Terbaru

Kepribadian adalah suatu hal yang mengacu pada kualitas, karakter atau fakta yang dilihat dari manusia. Kata ini ditujukan pada sifat-sifat yang membuat seseorang menjadi individu yang khas.

Tipe-tipe kepribadian populer yang Anda mungkin sudah tidak asing lagi yaitu 4 tipe kepribadian manusia yang dikenal yaitu tipe sanguinis, koleris, melankolis dan plegmatis. Namun baru-baru ini telah dilakukan penelitian dan ditemukan bahwa tipe kepribadian utama manusia itu terdiri 4 jenis yang berbeda.

Satu penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Nature Human Behaviour mengungkapkan bahwa ada 4 tipe utama kepribadian manusia yaitu rata-rata, pendiam, panutan dan egosentris.

Penemuan ini mungkin akan mengubah pemikiran-pemikiran mengenai kepribadian manusia yang telah dikenal secara umum sebelumnya.

Ciri Untuk Memprediksikan Tipe Kepribadian Seseorang

Para peneliti di Northwestern di McCormick School of Engineering, di Illinois, memeriksa data dari 1,5 juta peserta yang diberi kuesioner tentang “lima besar” (big five) ciri-ciri kepribadian. Kelima sifat ini telah umum dianggap sebagai indikator utama untuk menentukan kepribadian.

Data yang terlihat dari hasil kuesioner tersebut memperlihatkan bahwa orang-orang yang diteliti membentuk kelompok menjadi empat bagian yang muncul sebagai empat kepribadian yang berbeda.

Luis Amaral seorang profesor teknik kimia dan biologi di Northwestern University McCormick School of Engineering dan juga seorang penulis majalah mengatakan pada TODAY bahwa temuan itu menunjukkan ada beberapa jenis atau tipe kepribadian. Dimana jenis ini lebih seperti menggolongkan sesuatu yang diambil dari sifat kepribadian orang-orang.

Orang-orang Ini Dinilai Berdasarkan Bagaimana Mereka Menanggapi Kelima Besar Ciri Kepribadian

Orang-orang yang diteliti tersebut dimasukkan ke dalam salah satu dari empat jenis kepribadian berdasarkan pada bagaimana mereka memberi peringkat atau menanggapi kelima besar ciri-ciri kepribadian yaitu keterbukaan (openness), keramahan (agreeableness), extraversion (dominan-patuh), neuroticism (pengaruh dan pengendalian emosi) dan Conscientiousness (kesungguhan, ketelitian).

Ini mengartikan seberapa tinggi atau rendah peringkat seseorang pada masing-masing sifat dapat berguna dalam memprediksi hal-hal mengenai orang tersebut seperti misalnya apakah ada resiko penyakit mental atau kemungkinan akan menghadapi perceraian.

Meskipun demikian, penelitian terhadap manusia bukanlah ilmu pasti. Semua orang memiliki banyak variasi dari kelima besar ciri kepribadian manusia, seperti yang dijelaskan oleh Adler. Beliau mengatakan bahwa kepribadian bukanlah kategoris melainkan dimensi.

Empat Tipe Kepribadian Tersebut Adalah :

Rata-rata (Average)

Ini merupakan tipe kepribadian yang paling umum dimana orang-orang dengan tipe ini tinggi neurotisisme dan ekstraversi namun lebih rendah dalam openness atau keterbukaan.

Pendiam (Reserved)

Orang-orang dengan tipe ini tidak bersifat terbuka atau neurotik, tetapi mereka stabil secara emosional. Orang-orang ini cenderung bersikap introvert, namun menyenangkan dan teliti.

Panutan (Role-models)

Orang-orang yang memiliki tipe ini terlahir sebagai pemimpin alami dengan tingkat neurotisisme lebih rendah dan tingkat keramahan, ekstraversi, keterbukaan, dan kesungguhan yang tinggi. Orang-orang ini dapat diandalkan dan mudah menerima ide-ide baru.

Egosentris (Self-centered)

Orang-orang tipe ini memiliki nilai yang tinggi di extraversi, namun berada di bawah rata-rata dalam keterbukaan, keramahan dan kesungguhan. “Cara Anda tumbuh berkembang adalah bagaiamana Anda mengenal diri sendiri, “kata Amaral.

Para peneliti juga menemukan bahwa kepribadian tidak bersifat statis. Beberapa orang akan menampilkan sifat-sifat yang relevan dengan lebih dari satu tipe kepribadian. Manusia akan tumbuh berkembang seiring dengan berjalannya waktu, ini dapat mengubah kepribadiannya yang dipengaruhi oleh usia, keadaan dan gaya hidup serta faktor-faktor lainnya.

Anak-anak dan remaja cenderung memiliki kepribadian egosentris, sementara itu orang dewasa dan orang tua sebagian besar akan membentuk kepribadian panutan karena faktor usia dan pemikiran.

Amaral juga mengatakan, aspek tertentu dapat berubah, ini ketika orang dewasa akan tumbuh maka kepribadian mereka juga akan berkembang dan tumbuh. Kita dapat mengambil pesan positif bahwa orang dewasa akan dapat berpindah tipe kepribadian ke karakteristik yang lebih mereka inginkan.

Tipe kepribadian ini adalah menggambarkan orang-orang sehat bukan yang mengalami kondisi gangguan kejiwaan tertentu. Meskipun mungkin neurotisme terdengar buruk namun rata-rata orang mengalami tingkat neurotisisme bervariasi.

Amaral melanjutkan, kita tidak boleh berpikir tentang masing-masing karakter adalah lebih tinggi atau lebih baik. Jika Anda mempunyai pikiran yang sangat terbuka, itu artinya Anda percaya terhadap segala sesuatunya.

Dimasa depan mungkin akan dilakukan penelitian untuk memeriksa orang-orang yang mengalami penyakit mental untuk melihat apakah mereka juga dapat dinilai dan dikelompokkan dalam beberapa atau lebih banyak jenis tipe.