Tanda-tanda Yang Menunjukkan Bayi Anda Terlalu Panas

Anak-anak dan bayi rentan terhadap perubahan suhu, baik itu suhu panas atau dingin. Bayi belum bisa berbicara dan ketika merasa kepanasan atau kedinginan, tentu mereka tidak dapat mengatakannya.

Seorang ibu biasanya memiliki insting atau naluri yang dapat merasakan kondisi bayinya jika ada sesuatu yang tidak beres. Tapi ibu tidak perlu bingung ketika bayi merasa terlalu panas atau kepanasan karena ada beberapa tanda yang dapat ibu diperhatikan. Berikut tanda-tandanya.

Tanda-tanda Bayi Anda Terlalu Panas

Anak-anak dan bayi belum memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuh mereka sendiri sehingga mereka mudah merasa terlalu panas. Bayi yang dipakaikan terlalu banyak lapisan pakaian atau suhu kamar yang tinggi (meskipun tidak terlalu panas bagi orang dewasa) dapat membuat masalah atau bayi Anda bisa terlalu panas.

Anda harus memastikan ruangan bayi Anda berada pada suhu yang dingin tapi tidak terlalu dingin. Selalu mengawasi gejala-gejala seperti sengatan panas hebat (heat stroke) karena dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja.

Jika bayi Anda terlalu panas akan menunjukkan beberapa tanda seperti :

Badan bayi terasa panas ketika disentuh

Tanda termudah untuk mengetahui bayi Anda merasa terlalu panas adalah dengan menyentuh badannya, jika badannya terasa hangat berarti bayi Anda mengalami peningkatan suhu tubuh dan mungkin bayi Anda merasa terlalu panas.

Anda harus memeriksa kembali leher dan dada bayi Anda apakah terasa hangat atau tidak. Ini untuk memastikan bayi Anda merasa nyaman saat tidur terutama pada siang hari.

Sebagai orang tua, Anda sebaiknya tidak memakaikan pakaian yang terlalu banyak lapisan ketika bayi Anda akan tidur. Bayi yang baru lahir hanya membutuhkan satu lapisan ringan dari pakaian yang Anda kenakan untuk membuatnya merasa nyaman. Mungkin sepasang kaus kaki atau kain bedung waktu tidur.

Perhatikan apakah kulitnya memerah

Beberapa anak atau bayi secara alami kulitnya akan terlihat lebih merah daripada yang lain terutama ketika merasa panas. Dalam cuaca panas, kulit yang terlihat memerah adalah hal yang normal.

Tapi jika kulit terlihat terlalu merah dan disertai dengan gejala lain, ini dapat menandakan kepanasan parah (heat exhaustion), yaitu suatu kondisi dimana seseorang terkena paparan suhu tinggi (panas) disertai dengan dehidrasi dan kondisi ini lebih serius. Melepas pakaian yang berlapis untuk mengubah suhu menjadi lebih dingin adalah sangat disarankan.

Detak jantung cepat

Overheating atau terlalu panas juga ditandai dengan detak jantung cepat. Hal ini karena tubuh sedang stres mencoba mendinginkan suhu. Detak jantung cepat merupakan tanda lebih lanjut dari terlalu panas (overheating) sehingga Anda harus secepatnya mendinginkan bayi Anda.

Tidak responsif atau keletihan

Jika Anda melihat bayi Anda menjadi lesu atau tidak responsif bisa menjadi tanda overheating yang darurat. Jika bayi tidak bersemangat dari biasanya, tidak responsif terhadap sentuhan, maka periksakan suhu dengan termometer. Buat bayi Anda dingin secepatnya namun tanpa mengejutkan bayi Anda.

Muntah

Mual dan muntah bisa juga menunjukkan gejala bayi Anda merasa terlalu panas. Sulit untuk mengetahui apakah bayi merasa mual, tapi jika Anda melihat muntah tanpa tanda-tanda penyakit lain atau tanpa sebab lain (kecuali ketika bayi Anda terlalu kenyang) mungkin ini adalah heat stroke atau sengatan panas.

Kebingungan

Cara lain untuk mengetahui apakah bayi Anda terlalu panas adalah bayi Anda terlihat bingung atau terlihat pusing. Sangat disarankan membawa anak Anda ditempat teduh atau sejuk dan melepaskan lapisan pakaiannya, memberikan air dingin, dan tepukkan dengan handuk basah yang sejuk pada tubuh anak Anda untuk menurunkan suhu.

Suhu

Mengukur suhu adalah cara terbaik untuk melihat apakah bayi Anda mengalami terlalu panas dengan menggunakan termometer. Untuk bayi dibawah 3 bulan dianjurkan menggunakan termometer dubur agar akurasi lebih baik.

Bayi yang mengalami demam tinggi bisa menjadi tanda masalah kesehatan lainnya seperti infeksi atau pneumonia. Tindakan yang harus Anda ambil adalah secepatnya memanggil dokter anak Anda atau pergi ke dokter anak secepatnya untuk keselamatan dan kesejahteraan anak Anda.

Menangis

Bayi belum bisa berbicara jadi mereka berkomunikasi dengan menangis untuk mendapatkan kebutuhannya. Jika bayi menangis setelah makan dan bersendawa berarti Anda perlu melihat ada sebab lain. Coba Anda periksa pakaiannya apakah terlalu ketat, ataukah ada iritasi lain yang membuat bayi Anda kesal.

Coba melepas pakaian yang berlapis pada bayi Anda dan lihat bagaimana reaksinya. Ketika bayi Anda menunjukkan ketenangan setelah melepas pakaian itu berarti bayi Anda kepanasan. Periksa juga pakaian yang dilepas tadi jika pakaian yang dilepas tadi terasa hangat itu juga menunjukkan bayi terlalu panas.

Pernapasan

Sangat penting untuk mengawasi kebiasaan bayi Anda di minggu-minggu awal setelah kelahiran. Ini akan membantu Anda terbiasa dengan kebutuhan dan kebiasaan bayi dalam perkembangannya.

Jika Anda mendeteksi bayi Anda bernapas lebih cepat dari biasanya bisa menandakan bayi Anda menjadi terlalu panas. Periksa tubuh bayi Anda terutama di bagian dada. Jika bayi Anda terlalu panas tubuh mereka akan terasa lebih hangat.

Akibat Berbahaya Dari Over heating (Terlalu Panas)

Ketika bayi Anda menjadi terlalu panas akan mengakibatkan beberapa hal berikut :

Dehidrasi

Terlalu panas pada bayi akan beresiko tinggi bayi mengalami dehidrasi. Ini dapat menjadi masalah serius bahkan mengancam kehidupan bayi Anda. Pastikan bayi Anda selalu terhidrasi, terutama hindari sebisa mungkin dari lingkungan atau ruangan terlalu panas, cuaca panas, terlalu banyak selimut atau terlalu banyak lapisan pakaian.

Terbakar sinar matahari

Terlalu panas akibat sinar matahari dapat dengan mudah membakar kulit bayi Anda. Bayi membutuhkan perlindungan tabir surya khusus bayi dan pakaian yang menutup seluruh tubuh. Sinar matahari sebenarnya penting untuk anak dan bayi Anda untuk mendapatkan vitamin D. Tapi Anda harus mengawasi agar bayi atau anak Anda tidak berlama-lama terlalu panas terkena cahaya matahari terutama pada tengah hari.

Jika Anda keluar rumah membawa bayi Anda usahakan tidak dalam cuaca yang panas terik. Atau menyediakan perlindungan seperti payung, pakaian bayi yang dingin, serta menjaga bayi tetap terhidrasi.

Heat stroke

Heat stroke atau sengatan panas terjadi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis dalam waktu cepat yang tidak dapat didinginkan oleh tubuh. Heat stroke biasanya terjadi saat seseorang merasa kepanasan hebat akibat paparan suhu panas dari sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh.

Pada bayi ini sangat berakibat fatal. Bayi akan merasa mual, sakit kepala, kram dan sakit perut. Sengatan panas dapat menyebabkan bayi menjadi pucat atau sangat berkeringat. Bayi juga dapat kesulitan bernapas jika menderita sengatan panas yang hebat akibat sinar matahari.

Ruam panas (biang keringat)

Anak-anak atau bayi yang merasakan terlalu panas memungkinkan mereka untuk memiliki kulit kering dan gatal atau sering disebut dengan ruam panas. Sehingga dapat menjadi iritasi pada kulit. Anda perlu menjaga kulit anak Anda tetap dingin dan kering untuk melindungi dari ruam panas.

Mencegah Dan Mengatasi

Ganti pakaian bayi Anda dengan lapisan yang tidak tebal dan tidak lebih banyak lapisan dari yang Anda pakai.

Mengawasi suhu dan cuaca di tempat Anda tinggal. Tidak perlu menutupi kepala bayi dengan topi jika tidak diperlukan karena ini dapat membuat bayi Anda terlalu panas.

Jika cuaca dingin, memakaikan pakaian yang berlapis dapat membantu bayi tetap tenang.

Tidur dapat membuat tubuh bayi menjadi hangat, maka Anda sebaiknya menidurkan bayi Anda pada suhu ruang yang dingin.

Gunakan termometer untuk memastikan apakah anak Anda terlalu panas. Segera pergi ke dokter jika Anda mendapati tubuh anak Anda menjadi terlalu panas.